Modal, Keuntungan, Dan Pengelolaan Usaha Rental Mobil

usaha rental mobil

Usaha rental mobil tidak pernah mengenal sepi jika Kita menguasai perencanaan dan celah prospeknya. Bukannya mengenal sepi, malah ada momen momen tertentu dimana permintaan melonjak. Pada artikel ini akan dibahas perencanaan, prospek dan modal dari usaha rental mobil.

Dalam artikel ini akan dibagi menjadi beberapa topik bahasan seputar usaha rental kendaraan. Perlu digaris bawahi bahwa belum tentu semua persiapan atau keperluan dibawah ini diperlukan. Misalnya jika Anda memulai usaha dengan memanfaatkan kendaraan pribadi dengan kuantitas unit kendaraan hanya 1 saja, tentu tidak / belum membutuhkan semua persiapan dibawah ini.


Usaha Rental Mobil

  1. Persiapan
    • Legalitas Usaha
    • Memilih Kendaraan
    • Pool Kendaraan
    • Rekanan
  2. Manajemen Usaha Rental Mobil
    • Inventaris Kendaraan
    • Pengemudi
    • Pool Kendaraan
    • Order / Pemesanan
    • Keuangan
  3. Lokasi Dan Pemasaran
    • Lokasi
    • Pemasaran
  4. Kalkulasi Modal Dan Operasional
    • Modal Usaha
    • Operasional Bulanan
    • Proyeksi Keuntungan

1. Persiapan Usaha

Legalitas Usaha

Izin operasional usaha rental mobil diatur dalam peraturan daerah dan dapat berbeda beda implementasinya. Misalnya di Propinsi Riau, kendaraan milik usaha rental mobil wajib memiliki plat nomor kendaraan berwarna kuning.

Untuk izin usaha, sama halnya dengan usaha lainnya maka usaha rental mobil membutuhkan payung hukum baik berupa CV maupun PT. Jika usaha baru dirintis, dan dirasa terlalu berat mengurus perizinan CV atau PT maka pemilik usaha dapat memanfaatkan koperasi sebagai wadah legalitas usahanya.

Memilih Kendaraan Rental Mobil

Dalam memilih unit kendaraan untuk disewakan faktor tren di mssyarakat perlu dicermati. Tren ini tentu dapat berbeda beda misalnya dapat tergantung dari wilayah / kondisi alam atau keperluan menyewa.

Di kota besar, umumnya para penyewa lebih memilih kendaraan tipe Multi Purpose Vehicle (MPV) seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Daihatsu Xenia.Pertimbangan kapasitas penumpang kerap menjadi dasar pemilihan kendaraan jenis MPV ini.

Meski demikian dapat berbeda lagi jika penyewa adalah seorang eksekutif yang sedang melakukan perjalanan bisnis sendirian. Mobil sedan akan menjadi pilihan mereka seperti Honda City, Toyota Altis, hingga mobil mewah seperti Mercedez Benz atau BMW series.

Kemudian di beberapa wilayah tertentu, seperti kawasan wisata yang memerlukan kendaraan jenis SUV maka besar kemungkinan kendaraan yang dipilih jenis Sport Utility Vehicle (SUV) untuk mengarugi medan berbukit. Pajero Sport, Toyota Land Cruiser, Nissan Terano, hingga kendaraan segala medan seperti Jeep, Toyota Hardtop yang kerap dijumpai di kawasan Bromo, Jawa Timur.

Pool Kendaraan Rental Mobil

Apapun payung hukum usahanya, mengurus Surat Izin Tempat Usaha (SITU) tetap diwajibkan bagi pemilik usaha rental mobil. Perijinan utama yang harus diurus menyangkut penampungan kendaraan rental atau pool kendaraan.

Apabila jumlah kendaraan yang disewakan lebih dari 1 unit atau melebihi kapasitas garasi kendaraan di rumah pribadi tentu membutuhkan penampungan khusus. Jika memanfaatkan garasi kendaraan di rumah pribadi maka minimal membutuhkan surat keterangan dari RT / RW setempat agar pihak pengurus RT / RW mengetahui kegiatan usaha Anda.

Rekanan

Rekanan yang dimaksud disini adalah pihak pihak yang akan menunjang operasional usaha Anda. Beberapa diantaranya;

  • Dealer Mobil
  • Bengkel Mobil
  • Jasa Derek
  • Asuransi (kendaraan dan orang)

2. Manajemen Usaha Rental Mobil

Pada dasarnya pengelolaan usaha meliputi aspek – aspek sebagai berikut

Manajemen Inventaris Kendaraan

Detail dan spesifikasi setiap unit kendaraan akan dicatat disini. Demikian juga dengan kelengkapan kendaraan mulai dari administrasi kendaraan, aksesoris yang ada di kendaraan baik interior maupun eksteriornya, hingga catatan riwayat perawatan kendaraan.

Manajemen Pengemudi

Pengemudi merupakan bagian dari sumber daya manusia (SDM) dari uaaha rental mobil baik pengemudi tetap maupun pengemudi paruh waktu.

Meskipun tidak semua perjanjian sewa mobil melibatkan pengemudi alias sistem lepas kunci, namun rasio penyewa yang ingin menyertakan pengemudi dalam perjanjian sewa mobil cukup banyak.

Data yang diolah dalam manajemen ini mulai dari data diri pengemudi, jadwal stand by maupun operasional, hingga perhitungan jam mengemudi dan rute yang mereka telah tempuh akan menjadi data yang berguna untuk pengembangan SDM maupun portfolio terhadap calon penyewa.

Manajemen Pemesanan

Tidak semua penyewa di hari yang sama langsung menggunakan kendaraan. Banyak diantara mereka yang melakukan pemesanan diawal / booking rental kendaraan jauh sebelum mereka gunakan

Guna mengelola waktu penyewaan maka manajemen pemesanan diperlukan agar tidaj terjadi jadwal rental satu unit mobil yang bentrok. Data pada manajemen pemesanan ini meliputi data penyewa, unit kendaraan yang disewa, durasi atau tujuan, pengemudi (jika menyertakan pengemudi), lokasi penjemputan (jika penyewa ingin dijemput), hingga tentunya waktu dan tanggal mulai menyewa.

Manajemen Keuangan

Mulai dari arus keluar masuk (cashflow) sederhana, hingga perhitungan lainnya seperti forecasting, BEP, manajemen resiko, dapat dikelola disini. Cashflow sederhana misalnya seperti kas pemasukan dan pengeluaran operasional maupun cicilan. Sedangkan forecasting adalah prediksi pengeluaran dan pemasukan dimasa mendatang berdasarkan analisa dari perilaku cashflow yang telah berlangsung.

Lainnya

 


3. Lokasi Dan Target Pemasaran

Lokasi

Kota besar yang sarat akan mobilitas sudah dipastikan akan menjadi lokasi strategis target pemasaran Kita. Meski demikian di Kota – kota kecil maupun di daerah bukannya tidak ada celah potensi.

Mempelajari lokasi dimana Kita akan memulai usaha rental mobil menjadi keharusan, sebab jarak antara unit mobil Kita dan penyewa sedapat mungkin tidak terlalu jauh. Jarak yang terlalu jauh akan membuat pengeluaran extra BBM dalam pengantaran unit kepada penyewa meskipun Anda juga bisa menerapkan aturan penyewa yang mengambil unit mobilnya.

Di Kota besar, mencari lahan untuk pool kendaraan bukan hal yang mudah, banyaknya kendala dalam mendapatkan lokasi pool yang strategis kadang memaksa Kita mendapatkan pool kendaraan jauh dari keramaian. Kendala ini dapat diatasi dengan beberapa cara, salah satunya adalah menempatkan kantor atau gerai perwakilan usaha Anda terpisah dari lokasi pool kendaraan.

Pemasaran

Jika lokasi pool jauh atau berbeda dengan kantor pemasaran, maka selain menyewa tempat sendiri, Anda juga dapat bekerja sama dengan pemilik bangunan yang terletak di lokasi strategis untuk meletakan banner promosi Anda, atau bahkan bekerja sama dengan pihak pemilik gedung sebagai agen Anda.

promosi rental mobil

Penargetan iklan Facebook

Meletakan perangkat promosi pada lokasi yang strategis dapat membantu orang orang melihat informasi jasa Kita. Bentuk kerjasama dengan pemilik gedung dapat berupa pembayaran sewa tempat banner, maupun kerjasama usaha keagenan.

Metode promosi lainnya tentu saja dengan promosi di internet. Jika penargetan diatur dengan tepat, pada kampanye iklan akan mampu membantu mempromosikan. Beberapa contoh penargetan iklan antara lain penargetan berdasar lokasi, kebiasaan orang, hobi, usia, status pernikahan, jumlah anak dan lainnya.

Media beriklan dapat dilakukan pada mesin pencari (Search Engine Marketing ) maupun media sosial (Social Media Marketing).

 

4. Kalkulasi Modal Dan Keuntungan Usaha Rental Mobil

Semua estimasi yang dipaparkan disini merupakan estimasi minimal. Artinya perhitungan modal minimal, operasional minimal, hingga proyeksi keuntungan minimal. Meskipun menggunakan perhitungan minimal, namun untuk manajemen resiko tetap akan dicantumkan.

Perhitungan dilakukan mengacu pada wilayah Jabodetabek, untuk wilayah lainnya silahkan sesuaikan beberapa komponen biaya seperti sewa lahan dan lainnya. Perhitungan ini juga diluar pajak penghasilan.

A. Modal Usaha


4 Unit Kendaraan (OTR)

Pada hitungan unit kendaraan, maka cicilan akan dimasukan kedalam pos operasional bulanan, sedangkan DP awal pembelian akan dimasukan ke modal awal.

  • 2 unit Toyota Avanza  1.5G    @ Rp.  221.000.000   (DP Rp. 44.250.000, Cicilan Bulanan 60X  Rp. 5.260.000)
  • 2 Unit Mitsubishi Xpander GLX/MT  @ Rp. 210.300.000 (DP  Rp. 59.820.000, Cicilan bulanan 60X Rp. 5.100.000)

Total DP: (44.250.000 X 2) + (59.820.000 X 2) = Rp. 208.140.000


Sewa Lahan Pool

Sewa lahan untuk pool kendaraan biasanya dihitung tahunan, sehingga dimasukan kedalam modal awal. Sewa pool juga dibutuhkan jika Anda tidak memiliki lahan sendiri.

Luas lahan minimal 6 X 7 Meter atau 12 X 4 meter = Rp. 45.000.000 / tahun


Total modal awal usaha yang dibutuhkan adalah 208.140.000 + 45.000.000 = Rp. 253.140.000-,

Bagaimana Anda memenuhi kebutuhan awal ini apakah meminjam modal usaha (artinya akan ada cicilan bulanan), atau Anda sudah memiliki tunai seluruhnya akan mempengaruhi jumlah proyeksi keuntungan nantinya.


B. Biaya Operasional

Biaya operasional disini hanya mencakup pengemudi paruh waktu, artinya pengemudi hanya dibayarkan jasanya ketika melakukan tugas dan tidak ada fee standby. Biaya operasional dihitung berdasarkan pengeluaran bulanan.


Cicilan Bulanan Kendaraan

Toyota Avanza  Rp. 5.260.000 X 2 unit = Rp. 10.520.000

Mitsubishi Xpander  Rp. 5.100.000 X 2 unit = Rp. 10.200.000

Total Cicilan 4 unit kendaraan Rp. 20.720.000-,


Asuransi Kendaraan

Biasanya sudah termasuk asuransi komprehensif selama 5 tahun  dalam pembelian unit baru


Asuransi Pengemudi

Asuransi Supir    Rp. 75.000 / bulan / pengemudi

Total Asuransi Supir  Rp. 75.000 X 4 pengemudi = Rp. 300.000 / bulan


Servis Rutin Kendaraan

Meskipun ketika pembelian unit baru ada garansi servis, namun komponen ini akan dihitung karena nantinya ketika garansi habis Anda akan dibebankan biaya servis rutin kendaraan. Perhitungan ini sudah dirumuskan untuk rata rata jangka waktu 5 tahun kedepan. Jadi komponen biaya ini sudah termasuk ganti oli (rutin), ganti ban (periodik), perangkat rem (periodik) dan lainnya.

Servis rutin kendaraan   Rp. 1.000.000/ bulan

Total Servis rutin kendaraan Rp. 1.000.000 X 4 unit = Rp.  4.000.000-, / bulan


Pajak Kendaraan

Pajak dibayarkan setahun sekali, oleh karena itu perhitungan bulanan dibawah ini adalah hasil pembagian dari masing masing unit dibagi 12. Hitungan dibawah sudah termasuk pengenaan pajak progresf kendaraan yang diberlakukan apabila memiliki lebih dari 1 unit kendaraan.

Toyota Avanza 1.5G 2019    Rp. 2.867.000 : 12 =  Rp. 238.916 / bulan

Mitsubishi Xpander 2019    Rp. 2.505.000 : 12 = Rp. 208.750 / bulan

Total Pajak 4 unit kendaraan (238.916 X 2) + (208.750 X 2) = Rp. 895.332 / bulan


Fee Pengemudi

Asumsi minimal dalam sebulan semua unit disewa selama 30 hari. Dalam 1 hari efektif maksimal 12 jam mengemudi.

Fee harian pengemudi termasuk uang makan harian    (Rp. 100.000 + Rp. 50.000) X 30 hari  = Rp. 4.500.000-,

Total Fee pengemudi  Rp. 4.500.000 X 4 orang = Rp. 18.000.000 / bulan


Bensin Penjemputan

Maksimal bensin dikeluarkan untuk penjemputan dll   Rp. 25.000 / sewa

Total bensin 4 mobil untuk 30 hari sewa  Rp. 25.000 X 30 hari X 4 unit = Rp. 3.000.000 / bulan


Cuci Kendaraan

Biaya cuci kendaraan 1 kendaraan selama 30 kali disewa (bisa berkurang jika sekali sewa lebih dari 1 hari )   Rp. 35.000 X 30 = Rp. 1.050.000-,

Total biaya cuci 4 kendaraan   Rp. 1.050.000 X 4 = Rp. 4.200.000 / bulan


Investasi Resiko

Adalah cadangan atau simpanan bulanan yang suatu saat dapat dipergunakan apabila ada insiden, misalnya unit perlu di derek, dan lainnya.

Rp. 500.000-, / bulan


TOTAL BIAYA OPERASIONAL BULANAN

Rp. 20.720.000 + Rp. 300.000 + Rp. 4.000.000 + Rp. 895.332 + Rp. 18.000.000 + Rp. 3.000.000 + Rp. 4.200.000 + Rp. 500.000

Rp. 51.615.332-,


C. Proyeksi Keuntungan Usaha Rental Mobil

Pendapatan

Dalam perhitungan dibawah akan dihitung sewa mobil dengan ketentuan;

  • Termasuk supir dan akomodasi supir
  • Bensin, parkir, tol dan lainnya ditanggung penyewa
  • Maksimal mengemudi dalam sehari 12 jam

Biaya sewa setiap unit mobil dalam sehari   Rp. 700.000 termasuk pengemudi

Total pendapatan setiap mobil dalam 1 bulan   Rp. 700.000 X 30 = Rp. 21.000.000

Total pendapatan seluruh mobil dalam 1 bulan  Rp. 21.000.000 X 4 = Rp. 84.000.000


Keuntungan

Total pendapatan Rp. 84.000.000  – Total operasional bulanan Rp. 51.115.332 =  Rp. 32.384.668-, (jika modal awal cash)

Nilai diatas merupakan keuntungan Anda sebelum semua pajak. Namun kembali pada penekanan pada resume total modal di poin pertama, jika modal awal didapatkan dengan cara meminjam modal usaha, maka keuntungan diatas akan dipotong lagi dengan cicilan pinjaman modal usaha setiap bulannya.

Asumsikan cicilan pinjaman Anda sebesar Rp. 4.750.000 setiap bulannya (asumsi bunga flat 10 persen), maka keuntungan bulanan Anda menjadi 32.384.668 – 4.750.000 = Rp. 27.634.668-, (jika modal awal pinjaman)

Peremajaan Unit

Idealnya setiap unit kendaraan harus diremajakan, atau diganti dengan yang baru setiap 4 tahun sekali, atau maksimal ketika unit kendaraan telah dilunasi. Disini Anda dapat berpeluang mendapatkan keuntungan tambahan dari peremajaan unit ini.

Harga jual semua unit lama Anda disisihkan dulu untuk DP pembelian unit baru, setelah itu sisa dari DP tersebut merupakan keuntungan tambahan Anda.


 

Penutup

Demikianlah ulasan mengenai peluang usaha rental mobil. Adapun dalam perhitungan modal dan proyeksi keuntungan masih berupa perkiraan. Anda harus menyesuaikan kembali dengan analisa pasar serta kondisi disekitar Anda. Jadikan perhitungan ini hanya sebatas panduan dalam menentukan item biaya.

Jika Anda membutuhkan informasi harga terkini dan simulasi cicilan dari Mitsubishi Xpander dapat menghubungi Saya :  Mohammad Ilham, telp / WA 0812-1985-7522.  Alamat dealer: Jl. Prof. Dr. Raharjo no. 321, Tebet, Jakarta Selatan.

 

Bagikan info ini
  • 10
    Shares
Diskusikan